Oleh: Ramadhan | Januari 23, 2011

KESEHATAN MATA

Anatomi Fisiologi Mata

Struktur dan fungsi mata sangat rumit dan mengagumkan. Secara konstan mata menyesuaikan jumlah cahaya yang masuk, memusatkan perhatian pada objek yang dekat dan jauh serta menghasilkan gambaran yang kontinu yang dengan segera dihantarkan ke otak.

STRUKTUR & FUNGSI.

Mata memiliki struktur sebagai berikut:

1. Sklera (bagian putih mata)

merupakan lapisan luar mata yang berwarna putih dan relatif kuat.

2. Konjungtiva

selaput tipis yang melapisi bagian dalam kelopak mata dan bagian luar sklera.

3. Kornea

struktur transparan yang menyerupai kubah, merupakan pembungkus dari iris, pupil dan bilik anterior serta membantu memfokuskan cahaya.

4. Pupil

daerah hitam di tengah-tengah iris.

5. Iris

jaringan berwarna yang berbentuk cincin, menggantung di belakang kornea dan di depan lensa berfungsi mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata dengan cara merubah ukuran pupil.

6. Lensa

struktur cembung ganda yang tergantung diantara humor aqueus dan vitreus; berfungsi membantu memfokuskan cahaya ke retina.

7. Retina

lapisan jaringan peka cahaya yang terletak di bagian belakang bola mata; berfungsi mengirimkan pesan visuil melalui saraf optikus ke otak.

8. Saraf optikus

Kumpulan jutaan serat saraf yang membawa pesan visuil dari retina ke otak.

9. Humor aqueus

cairan jernih dan encer yang mengalir diantara lensa dan kornea (mengisi segmen anterior mata), serta merupakan sumber makanan bagi lensa dan kornea; dihasilkan oleh prosesus siliaris.

10. Humor vitreus

gel transparan yang terdapat di belakang lensa dan di depan retina (mengisi segmen posterior mata).

Cara Perawatan Mata :

  1. Periksakan mata setiap enam bulan sekali.
    Kalau urusan ke dokter, biasanya hal yang membosankan. Tapi bila gangguan penglihatan yang tak ditangani akan berkembang semakin parah. Memakai kacamata dan lensa kontak yang tidak lagi cocok dapat menyebabkan masalah penglihatan dan sakit kepala.
  2. Pakai kacamata saat musim kemarau.
    Sinar Ultra Violet (UV) matahari membuat kerusakan serius pada mata dan kacamata yang baik dapat mencegahnya. Pastikan kacamata yang sahabat beli dapat memantulkan sedikitnya 98 persen radiasi UV. Jangan berjemur dibawah matahari sesudah pukul 09.00.
  3. Konsumsi nutrisi yang cukup untuk kebutuhan mata.
    Vitamin A, C dan E serta antioksidan dapat mencegah atau memperlambat degenerasi makular dan katarak.
  4. Pastikan cahaya yang cukup saat menggunakan komputer.
    Cahaya yang minim saat bekerja dapat menyebabkan kelelahan mata. Sebaliknya, cahaya yang berlebih juga tidak baik. Jika bekerja menggunakan komputer, cahaya yang baik adalah lampu meja bercahaya lembut dari arah samping. Kurangi tingkat terang monitor. Meski warnanya tak terlalu tajam, mata jadi lebih nyaman.
  5. Istirahatkan mata.
    Bila sahabat merasa menjadi tidak nyaman setelah seharian duduk di depan komputer, ini desebabkan mata berkedip 25 persen lebih sedikit dari biasanya. Akibatnya, mata jadi kering. Yang dapat dilakukan adalah menutup mata dengan tangan, setelah hitungan kelima buka. Lakukan 2-3 kali. Barpaling dari layar komputer dan melihat objek yang jauh ataupun objek hijau (bukan dinding yang hijau tapi tanaman) sesering mungkin.

CARA MERAWAT MATA .

Merawat mata merupakan suatu tindakan keperawatan yang dilakukan pada klien yang tidak mampu merawat mata secara mandiri.

TUJUAN.

Menjaga kebersihan mata dan mencegah terjadinya infeksi pada mata karena kurang dibersihkan di daerah sekiar mata.

ALAT DAN BAHAN.

1. Air hangat.

2. Baskom.

3. Bengkok.

4. Antiseptik.

5. Kapas atau washlaf.

6. Obat tetes mata (jika perlu dan mengkolaborasikan dengan dokter).

7. Handuk.

PROSEDUR KERJA.

1. Jelaskan prosedur pada klien.

2. Cuci tangan sebelum melakukan tindakan pembersiahan.

3. Atur posisi klien sebelum melakukan tindakan.

4. Bersihkan daerah mata dengan menggunakan air hangat yang dicampur antiseptic dengan washlaf atau kasa.

5. Dan sekiranya sudah bersih keringkan dengan handuk.

6. Jika terjadi mata kemerahan atau iritasi konsultasi pada dokter untuk pemberian obat tetesmata.

7. Cuci tangan sesudah melakukan tindakan pembersihan pada klien.


Responses

  1. Penjelasannya jelas banget, penyusunannya juga menarik. Jadi saya bacanya enjoy🙂

    http://www.intifilm.com/


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: