Oleh: Ramadhan | Oktober 5, 2009

Falsafah dan Paradigma Keperawatan Dalam Praktek Keperawatan

TUGAS KEPERAWATAN PROFESIONAL

Falsafah dan Paradigma Keperawatan Dalam Praktek Keperawatan

DISUSUN OLEH :

KELOMPOK 1

1. ANAS SAIFUDDIN (08.053)

2. ELIZA NOVITA P A W (08.064)

3. NINA AGUSTIN A. (08.082)

4. PUJI LESTARI (08.083)

PEMBIMBING : ERFANDI S,Kep. Ns

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KEPANJEN

2008-2009

Falsafah dan Paradigma Keperawatan Dalam Praktik Keperawatan

DEFINISI

- Falsafah Keperawatan

Merupakan pandangan dasar tentang hakekat manusia dan esensi keperawatan yang menjadikan kerangka dasar dalam praktik keperawatan. Hakekat manusia yang dimaksud disini adalah manusia sebagai makhluk biologis, psikologis, sosial dan spiritual, sedangkan esensinya adalah falsafah keperawatan yang meliputi :

  1. Memandang bahwa pasien sebagai manusia yang utuh (holistik) yang harus dipenuhi segala kebutuhannya baik kebutuhan biologis, psikologis, sosial dan spiritual yang diberikan secara komprehensif dan tidak bisa dilakukan secara sepihak atau sebagian dari kebutuhannya.
  2. Bentuk pelayanan keperawatan yang diberikan harus secara langsung dengan memperhatikan aspek kemanusiaan.
  3. Setiap orang berhak mendapatkan perawatan tanpa memandang perbedaan suku, kepercayaan, status sosial, agama dan ekonomi.
  4. Pelayanan keperawatan tersebut merupakan bagian integral dari sistem pelayanan kesehatan mengingat perawat bekerja dalam lingkup tim kesehatan bukan sendiri-sendiri.
  5. Pasien adalah mitra yang selalu aktif dalam pelayanan kesehatan, bukan seorang penerima jasa yang pasif.

- Paradigma Keperawatan

Menurut Masterman (1970) yang mendefinisikan paradigma sebagai pandangan fundamental tentang persoalan dalam suatu cabang ilmu pengetahuan.

Menurut Poerwanto (1997) mengartikan paradigma sebagai suatu perangkat bantuan yang memiliki nilai tinggi dan sangat menentukan bagi penggunanya untuk dapat memiliki pola dan cara pandang dasar khas dalam melihat, memikirkan, memberi makna, menyikapi dan memilih tindakan mengenai suatu kenyataan atau fenomena kehidupan manusia.

Keperawatan sebagai ilmu juga memiliki paradigma sendiri dan sampai saat ini paradigma keperawatan masih berdasarkan 4 komponen yang diataranya manusia, keperwatan, kesehatan dalam rentang sehat sakit dan lingkungan. Sebagai disipin ilmu, keperawatan akan selalu berkembang untuk mencapai profesi yang mandiri seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi kesehatan sehingga paradigma keperawatan akan terus berkembang.

- Praktik Keperawatan

Menurut Persatuan Perawat Nasional Indonesia, praktek keperawatan adalah tindakan pemberian asuhan keperawatan profesional baik secara mandiri maupun kolaborasi, yang disesuaikan denagn lingkup wewenang dan tanggung jawabnya berdasarkan ilmu keperawatan.

Praktik Keperawatan Profesional mempunayi ciri-ciri sebagai berikut :

1. Otonomi dalam pekerjaan

2. Bertanggung jawab dan bertanggung gugat

3. Pengambilan keputusan yang mandiri

4. Kolaborasi dengan disiplin lain

5. Pemberian pembelaan (advocacy)

6. Memfasilitasi kepentingan pasien atau klien

B. KLASIFIKASI

Di bawah ini adalah pandangan beberapa ahli tentang perkembangan paradigma keperawatan diantaranya :

  • Johnson

Memandang manusia sebagai sistem perilaku yang terdiri dari 2 sistem mayor yaitu biologi dan perilaku yang merupakan fokus pelayanan keperawatan dengan tujuan primernya.

  • King

Memandang manusia sebagai sistem terbuka yang sosial, rasional, perasa, pengontrol, bertujuan, bereaksi dan berorientasi pada waktu.

  • Leininger

Memandang manusia sebagai kepedulian akan kemampuan dalam mempengaruhi minat atau rasa hormat terhadap kebutuhan orang lain, kesehatan dan mempertahankan hidup.

  • Levine

Memandang kehidupan manusia selalu beriteraksi dengan lingkungannya dan menyesuaikan diri terhadap perubahan.

  • Newman

Memandang manusia sebagai total person seperti sistem klien yang terdiri dari bio psiko sosial, kultural dan saling berkembang.

  • Orem

Memandang manusia sebagai gabungan dari komponen fisik, psikologis, interpersonal dan sosial dalam memenuhi kebutuhan perwatan diri sendiri melalui belajar dari perilaku.

  • Roger

Memandang manusia secara keseluruhan secara terus-menerus terjadi pertukaran energi dengan lingkungannya.

  • Roy

Memandang manusia sebagai makhluk biopsikososial yang merupakan dasar bagi kehidupan yang baik.

  • Watson

Manusia membutuhkan proses kepedulian dalam mempertahankan kesehatan atau meninggal dengan damai dan merupakan mekanisme personal, internal dan mental spiritual untuk kesembuhan diri sendiri.

Banyak ahli yang membahas tentang beberapa konsep keperawatan, diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Florence Nightingale (1895)

Keperawatan adalah suatu proses menempatkan pasien dalam kondisi paling baik untuk beraktifitas.

  • Martha Roger (1970)

Keperawatan adalah pengetahuan yang ditujukan untuk mengurangi kecemasan terhadap pemeliharaan dan peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit, keperawatan dan rehabilitasi penderita sakit serta penyandang cacat.

  • King (1971)

Keperawatan ialah proses aksi dan interaksi, untuk membantu individu dari berbagai kelompok umur dan memenuhi kebutuhannya dan menangani status kesehatan mereka pada saat tertentu dalam suatu siklus kehidupan.

  • Dorothea Orem (1971)

Perawatan ialah pelayanan yang bersifat manusiawi yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan manusia untuk merawat diri, kesembuhan dari penyakit atau cidera dan penanggulangan komplikasinya sehingga dapat menunjang kehidupan.

  • Callista Roy (1976)

Keperawatan merupakan disiplin ilmu yang berorientasi kepada praktik keperawatan berdasarkan ilmu keperawatan yang ditujukan untuk memberikan pelayanan kepada klien.

  • V. Handerson (1978)

Perawatan adalah upaya membantu individu baik yang sehat maupun sakit untuk menggunakan kekuatan, keinginan dan pengetahuan yang dimilikinya sehimgga individu tersebut mampu melaksanakan aktivitas sehari-hari, sembuh dari penyakit, atau meninggal dunia dengan tenang. Tenaga perawat berperan menolong individu agar tidak menggantungkan diri pada bantuan orang lain dalam waktu secepat mungkin.

  • Menurut Lokakarya Keperawatan (1983)

Perawatan adalah pelayanan profesional yang merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan berdasarkan ilmu dan kiat keperawatan, berbentuk pelayanan bio, psiko, sos, spirit yang menyeluruh ditujukan kepada individu, kelompok dan masyarakat baik sehat maupun sakit yang mencakup seluruh proses kehidupan manusia.

Pelayanan keperawatan, diberikan akibat adanya kelemahan fisik dan mental, keterbatasan pengetahuan, serta kurangnya kemauan untuk melaksanakan kegiatan hidup sehari-hari. Kegiatan dilakukan dalam upaya peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit, penyembuhan, pemulihan serta pemeliharaan kesehatan dengan penekanan pada upaya pelayanan kesehatan utama (PHC) sesuai dengan wewenang tanggung jawab dan kode etik profesi keperawatan.

Dari berbagai definisi yang disebutkan di atas, dapat disimpulkan bahwa keperawatan merupakan satu bentuk pelayanan/asuhan yang bersifat humanistik, profesional dan holistik berdasarkan ilmu dan kiat, memiliki standart asuhan dan menggunakan kode etik, serta dilandasi oleh profesionalisme yang mandiri dan atau kolaborasi.

C. KOMPONEN DAN PERKEMBANGAN PARADIGMA KEPERAWATAN

Dalam memahami komponen dan perkembangan teori keperawatan tetap berpedoman pada paradigma keperawatan, mengingat paradigma merupakan cara pandang dari sebuah ilmu dan keperawatan adalah ilmu yang didasari atas teori-teori yang ada. Dalam perkembanganya, teori keperawatan dapat bersifat dinamis sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi.

D. SISTEM PRAKTIK KEPERAWATAN

Dalam sistem ini mencakup beberapa hal yaitu antara lain :

  • Ilmu Keperawatan

Dalam prakteknya ilmu ini menggunakan pendekatan ilmiah untuk penyelesaian masalah yang ditujukan untuk menolong, memelihara dan meningkatkan integritas seluruh kebutuhan dasar.

  • Pelayanan Keperawatan

Menurut Handerson (1980) pelayanan keperawatan atau Nursing services adalah upaya untuk membantu individu baik sakit maupun sehat dari lahir sampai meninggal dunia dalam bentuk peningkatan pengetahuan dan kemampuan yang dimilki sehingga individu tersebut dapat secara optimal melakukan kegiatan sehari-hari secara mandiri.

  • Asuhan Keperawatan
  1. Proses atau rangkaian kegiatan pada praktek keperawatan yang diberikan secara langsung kepada klien atua pasien diberbagai tantanan pelayanan kesehatan.
  2. Dilaksanakan berdasarkan kaidah-kaidak keperawatan sebagai profesi yang berdasarkan ilmu dan kiat keperawatan, bersifat humanistik dan berdasarkan pada kebutuhan objektif klien untuk mengatasi masalah yang dihadapi klien.
  3. Merupakan inti pelayanan / praktik keperawatan yang berupaya untuk :
    1. Membantu mencapai kebutuhan dasar melalui bentuk-bentuk keperawatan.
    2. Menggunakan ilmu kiat keperawatan dalam setiap tindakan.
    3. Memanfaatkan potensi dari berbagai sumber
      • Tujuan
  1. Membantu individu untuk mandiri
  2. Mengajak individu atau masyarakat berpatisipasi dalam bidang kesehatan
  3. Membantu individu mengembangkan potensi untuk memelihara kesehatan secara optimal agar tidak tergantung pada orla dalam memelihara kesehatannya
  4. Membantu individu memperoleh derajat kesehatan optimal.

DAFTAR PUSTAKA

  • Ali, Zaidin. 2002. Dasar-Dasar Keperawatan Profesional. Jakarta : Widya Medika.
  • Hidayat, A Aziz Alimul. 2002. Pengantar Kosep Dasar Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.
About these ads

Responses

  1. daftar pustakanya kok sedikit sih………..!!!!
    salam kenal ya… aq dari stikes maranatha kupang-NTT

  2. salam kenal,,,
    dunia keperawatan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: