Oleh: Ramadhan | Oktober 2, 2009

PENUAAN PADA SISTEM ENDOKRIN

DISUSUN OLEH:

NAMA:DICKY NURUL HUDA

NIM:07.40.014

PEMBIMBING:ERFANDI

PENUAAN PADA SISTEM ENDOKRIN

A.DEFINISI

Penuaan adalah proses yang dinamis dan kompleks yang dihasilkan oleh perubahan-perubahan sel, fisiologis, dan psikologis. Sementara ada beberapa orang dewasa yang mengalami penurunan fungsi organ dan aktivitas metabolisme, ada juga sejumlah yang lain yang tidak mengalami penurunan keadaan fungsional selama penuaan. Kekhasan ini menyebabkan timbulnya pembedaan antara penuaan yang “berhasil” dan yang “biasa” yang mencerminkan patologi yang lebih sering dikaitkan dengan kebiasaan hidup yang jelek, antara lain pola menu makanan yang tidak sehat, merokok, gemar minum, jarang olahraga, dan faktor-faktor yang berhubungan dengan stres lainnya, daripada dengan penuaan itu sendiri.

Ketika anda bertambah tua, tubuh anda akan semakin lemah, dan anda harus lebih bekerja keras dengan memakan makanan yang sehat dan berusaha agar tetap bugar. Idealnya anda sudah melakukan itu semua sepanjang hidup anda. Tetapi sebagian besar dari kita tidak hidup di dalam dunia yang ideal, dan seringkali kita tidak memperhatikan kesehatan hingga kita menginjak usia pertengahan dan sesudahnya. Namun usia pertengahan masih cukup baik untuk mulai memikirkan bagaimana caranya untuk tetap sehat menyongsong tahun-tahun berikutnya. Kebutuhan nutrisi anda masih tetap sama pada usia 40, 50, 60, dan sesudahnya seperti ketika anda masih berusia lebih muda – dengan sedikit variasi

Sistem endokrin adalah sistem kontrol kelenjar tanpa saluran (ductless) yang menghasilkan hormon yang tersirkulasi di tubuh melalui aliran darah untuk mempengaruhi organ-organ lain. Hormon bertindak sebagai “pembawa pesan” dan dibawa oleh aliran darah ke berbagai sel dalam tubuh, yang selanjutnya akan menerjemahkan “pesan” tersebut menjadi suatu tindakan. Sistem endokrin tidak memasukkan kelenjar eksokrin seperti kelenjar ludah, kelenjar keringat, dan kelenjar-kelenjar lain dalam saluran gastroinstestin.

B.KLASIFIKASI

• Hormon perkembanganhormon yang

memegang peranan di dalam

perkembangan dan pertumbuhan. Hormon

ini dihasilkan oleh kelenjar gonad

• Hormon metabolismeproses homeostasis

glukosa dalam tubuh diatur oleh

bermacam-macam hormon, contoh

glukokortikoid, glukagon, dan katekolamin

• Hormon tropikdihasilkan oleh struktur

khusus dalam pengaturan fungsi endokrin

yakni kelenjar hipofise sebagai hormon

perangsang pertumbuhan folikel (FSH)

pada ovarium dan proses spermatogenesis

(LH)

• Hormon pengatur metabolisme air dan

mineral kalsitonin dihasilkan oleh

kelenjar tiroid untuk mengatur

metabolisme kalsium dan fosfor.

• Hormon yang larut dalam air

termasuk polipeptida (mis., insulin,

glukagon, hormon

adrenokortikotropik (ACTH), gastrin)

dan katekolamin (mis., dopamin,

norepinefrin, epinefrin)

• Hormon yang larut dalam lemak

termasuk steroid (mis., estrogen,

progesteron, testosteron,

glukokortikoid, aldosteron) dan tironin

(mis., tiroksin)

ISTEM ENDOKRIN

C.LAIN- LAIN

UNGSI SISTEM ENDOKRIN

FUNGSI ENDOKRIN

• Membedakan sistem

saraf dan sistem

reproduktif pd janin

yang sedang berkbg

• Menstimulasi urutan

perkembangan

• Mengkoordinasi sistem

reproduktif

• Memelihara

lingkungan internal

optimal

KARAKTERISTIK

• Sekresi diurnal adalah pola yang naik dan turun

dalam periode 24 jam. Kortisol adalah contoh

hormon diurnal. Kadar kortisol meningkat pada

pagi hari dan turun pada malam hari.

• Pola sekresi hormonal pulsatif dan siklik naik

turun sepanjang waktu tertentu, seperti bulanan.

Estrogen adalah non siklik dengan puncak dan

lembahnya menyebabkan siklus menstruasi.

• Tipe sekresi hormonal yang ketiga adalah variabel

dan tergantung pada kadar subtrat lainnya.

Hormon paratiroid disekresi dalam berespons

terhadap kadar kalsium serum.TEM ENDOKRIN

• Hormon bekerja dalam sistem umpan balik,

yang memungkinkan tubuh untuk

dipertahankan dalam situasi lingkungan

optimal.

• Hormon mengontrol laju aktivitas selular.

• Hormon tidak mengawali perubahan

biokimia, hormon hanya mempengaruhi

sel-sel yang mengandung reseptor yang

sesuai, yang melakukan fungsi spesifik.

DAFTAR PUSTAKA

Oleh redaksi Kesrepro pada Sel, 11/20/2007 – 15:32.

Fisiologi hormon By@Ismail,S.Kep, Ns, M.Kes


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: