Oleh: Ramadhan | Januari 16, 2010

SOP VISUM

Pengertian Melayani perrnintaan pembuatan visum et repertum.
Tujuan Sebagai acuan membuat visum setelah melakukan pemeriksaan pasien atau jenazah.
Kebijakan Visum adalah sebagai bahan bukti pengganti bila diperlukan dipengadilan.

Pelayanan visum disini adalah visum hidup

Prosedur 1. UGD puskesmas Tumpang melayani Visum hidup,

2. Permintaan Visum diajukan secara resmi dan tertulis oleh Kepolisian kepada Puskesmas.

3. Pengajuan permintaan Visum disampaikan di UGD dalam waktu 2 x 24 jam sejak kejadian oleh petugas kepolisian

4. Petugas UGD meneliti surat permintaan Visum, setelah meneliti kebenaran surat, petugas menulis tanggal, jam penerimaan, nama dan tanda tangan.

5. Apabila penderita / korban sudah masuk ruangan maka surat permintaan Visum ada di UGD ‘

6. Visum dibuat berdasarkan pemeriksaan penderita pada saat permintaan Visum Et repertum.

7. Bila penderita / korban sudah meninggal maka petugas UGD memriksa kondisi secara umum.

8. penderita yang sudah meninggal dirujuk ke RRSA

9. Visum hidup dibuat dan ditanda tangani oleh Dokter yang memeriksa / menangani penderita pada saat visum diterima.

10. Visum bisa diambil oleh petugas kepolisian dalam waktu 2 X 24 jam.

11. petugas menandatangani penerimaan laporan visum

catatan : dokumentasi visum (menggunakan kamera khusus visum kemudian disimpan dikomputer UGD)

Unit terkait Ambulance, Kepolisian
About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: