Oleh: Ramadhan | September 27, 2009

MASALAH GIZI PADA LANSIA

DISUSUN OLEH :

HILDA HELANDA ARIFIN (06.068)

PEMBIMBING : ERFANDI, SKep.Ns

GIZI PADA LANSIA

Masalah Gizi Pada Lansia

  1. Obesitas : Keadaan badan yang amat gemuk dan berat akibat timbunan lemak yang berlebihan, dimana kelebihan lemak tubuh melebihi lebih dari 20% dari jumlah yang dianjurkan untuk tinggi dan usia seseorang.

Pola konsumsi yang berlebihan terutama yang mengandung lemak, protein dan karbohidrat yang tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Pencetus berbagai penyakit seperti Hipertensi, Penyakit Jantung Koroner dan Strok, Diabetes Mellitus.

  1. Osteoporosis : Kondisi dimana sering disebut ‘tulang keropos’ yang disebabkan oleh penurunan densitas tulang.

Mencapai maksimum pada usia 35 tahun pada wanita, 45 tahun pada pria.

Kurang konsumsi kalsium pada jangka waktu lama.

  1. Gout : Kelainan metabolisme asam urat kongenital.

Asam urat dalam darah yang berlebih menyebabkan nyeri dan pembengkakan sendi.

Mengurangi konsumsi lemak.

  1. Anemia : Kondisi dimana sel-sel darah mengandung tingkat haemoglobin yang tidak normal, kimia yang bertugas membawa oksigen di seluruh tubuh.

Kurang Fe, asam folat, B12, dan protein.

Kemunduran proses metabolisme sel darah merah.

Cepat lelah, lesu, otot lemah, letih, pucat, kesemutan, sering pusing, mata berkunang-kunang, mengantuk, HB < 8 gr/dl.

Pria = 13 – 18 gr/dl.

Wanita = 11,5 – 16,5 gr/dl.

  1. Kurang Energi Kronis

Penurunan nafsu makan berkepanjangan è BB turun èkeriput dan kurus.

Kurang vitamin A è kekeringan selaput mata.

Kurang B1 è penebalan pembuluh darah, penyakit jantung koroner, hipertensi.

Kurang vitamin C è sariawan, perdarahan gusi.

Kurang vitamin D è penurunan densitas tulang.

Kurang vitamin E è sebagai anti oksidan.

Faktor Penyebab Kurang Gizi Pada Lansia

  1. Keterbatasan ekonomi keluarga.
  2. Penyakit kronis.
  3. Pengaruh psikologis.
  4. Hilangnya gigi.
  5. Kesalahan pola makan.
  6. Kurang pengetahuan tentang gizi dan cara pengolahan.

Status Gizi Obyektif Responden (%)

Penelitian pada 507 orang di daerah Jawa Tengah yang lain, yang juga dipilih secara acak, kurang lebih juga menunjukkan hasil yang sama. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar usia lanjut mempunyai tingkat gizi yang cukup dan baik, walaupun terdapat jumlah yang cukup dan baik, walaupun terdapat jumlah yang cukup (17,3% di kota dan 20,6% di desa) mempunyai gizi kurang.(Boedhi-Darmojo, dkk., 1991)

Bahan Makanan Yang Sehat

  1. Makanan  beraneka ragam yang cukup gizi.
  2. Mudah dikunyah dan dicerna.
  3. Protein berkualitas (susu, telur, daging, ikan).
  4. Sumber karbohidrat (roti, daging, sayuran hijau).
  5. Mengandung lemak nabati.
  6. Mengandung zat besi (hati, daging, bayam).
  7. Mengandung kalsium (ikan, sayuran).
  8. Batasi makanan yang diawetkan.
  9. Minum air putih 6 – 8 gelas sehari.

Cara Mengolah Makanan

  1. Bersihkan dalam keadaan utuh kemudian dipotong sebelum dimasak.
  2. Rebus sayur sesingkat mungkin.
  3. Bahan makanan dimasukkan / dikukus setelah air mendidih.
  4. Makanan bisa ditim / ditumis.
  5. Batasi garam dan bumbu penyedap.
  6. Pakai penyedap alamiah seperti bawang putih, seledri, kunyit, jahe.

Cara Menghidangkan Makanan

  1. Jenis sayuran diganti – ganti.
  2. Makanan disajikan secara menarik.
  3. Bila menyajikan sayuran mentah cuci sampai bersih.
  4. Kurangi minum teh, kopi, coklat.
  5. Hindari minuman yang mengandung alkohol.

Pola Hidup Yang Membantu Pencegahan Beberapa Kondisi Kronik

Kondisi Kronik

Upaya Pencegahan

Hipertensi Kurangi konsumsi garam dan kurangi kelebihan berat badan
Penyakit Jantung Koroner dan Strok Pengobatan hipertensi

Hentikan merokok

Kurangi kelebihan berat badan

Kurangi konsumsi lemak jenuh / kolesterol

Kanker Hentikan merokok

Kurangi konsumsi lemak

Kurangi konsumsi makanan pengawet garam / asap

Penyakit Paru – Paru Obstruksif Kronik Hentikan merokok
Diabetes Mellitus Turunkan kelebihan berat badan

Kurangi konsumso lemak jenuh / kolesterol

Ikuti diet DM dengan teratur

Osteoporosis Olahraga teratur

Hentikan merokok

Hindari konsumsi alcohol berlebihan

Makanan tinggi kalsium

Osteoarthritis Turunkan kelebihan berat badan
Kolelitiasis Turunkan kelebihan berat badan

Beirman EL, Hazzard WR 1994.8

Terapi Jus

1.  Hipertensi

2.  Osteoporosis

2   batang

½

½  gelas

½  gelas

1   siung

1

1

Seledri

Ketimun

Peterseli cincang

Adas cincang

Bawang merah atau 1 siung bawang putih

Apel

Jeruk atau ½ grapefruit

4

1

2   daun

3

1

2

2   cm

String bean

Wortel

Bayam

Peterseli

Pir atau 1 apel

Brussel sprout

Akar bit

3.  Diabetes Mellitus

4.  Obesitas

½  sdt

¼  gelas

¼

1

2   daun

1   siung

4

½  gelas

¼  gelas

2   batang

½  siung

Bubuk fenugreek seed

Air nanas

Melon pahit (jika ada)

Wortel

Dandelion atau 2 daun kubis

Bawang merah

String bean atau 2 brussel sprout

Adas cincang

Peterseli cincang termasuk batangnya

Seledri dengan daun pucuknya

Bawang putih (pilihan)

2   daun

2

1   siung

½  gelas

1

½

5   cm

Dandelion atau 2 daun kubis

Wortel

Bawang putih atau 5 siung bawang merah

Peterseli cincang

Lobak merah dan pucuknya

Lemon putih

Akar bit

5.  Anemia

6.  Kanker

1   batang

1

1

3

½  gelas

2   daun

½  gelas

1   sdt

Peterseli

Akar bit kecil dengan batang dan daunnya

Wortel sedang

Bayam kecil / daun silverbeet

Wheatgrass

Dandelion atau 2 daun turnip

Blackberry atau raspberry

Bubuk kelp (kombu)

2   daun

1

½

1

1   siung

½

2

3   tetes

Bayam atau 2 daun dandelion

Apel

Pepaya

Wortel

Bawang putih atau 1 siung bawang merah

Akar bit

Jamur shitake

Tingtur echinacea

7.  Penyakit Jantung

8.  Osteoarthritis

3   batang

½  gelas

1

1

1   siung

1   siung

Seledri

Berry merah atau hitam

Tomat (organik atau matang)

Grapefruit

Bawang merah

Bawang putih (pilihan)

4   batang

1

2

200 gr

Segenggam

½ sampai 1

1

Seledri

Wortel sedang

Apel sedang

Alfalfa segar

Anggur

Suing bawang putih (pilihan)

Peterseli

Kandungan Zat Gizi Dan Manfaat  Pada Tanaman

Jenis Tanaman

Kandungan Zat Gizi dan Fitokimia

Manfaat

Akar bit Vitamin : C, B, asam folat dan betakaroten.

Mineral : klorin, mangan, kalsium, zat besi, sodium, fosfor, potassium, kromium, dan magnesium.

Penyuci yang baik untuk hati, system empedu, dan kandung kemih. Bermanfaat untuk anemia kekurangan zat besi. Meningkatkan energi dan vitalitas. Mengurangi penebalan dan penyumbatan arteri (aterisklerosis).
Alfalfa Vitamin : B, C, E, K, asam folat dan betakaroten.

Mineral : magnesium, sulfur, klorin, silikon, kalsium, zat besi, zinc, sodium, potassium, dan fosfor.

Kandungan fitoestrogen tinggi.

Sumber klorofil dan asam amino yang paling baik. Klorofil memiliki pola unsur yang sama dengan hemoglobin, sehingga sangat bermanfaat untuk membentuk sel darah merah. Berguna untuk anemia. Klorofil juga bermanfaat untuk saluran pernafasan dan paru-paru. Membantu penurunan berat badan. Membantu fungsi hati. Bermanfaat untuk gejala menopause, karena mengandung fitoesterogen yang tinggi.
Anggur Vitamin : B, C, dan betakaroten.

Mineral : fosfor, zat besi, kalsium, dan potassium pectin.

Memberikan dorongan energi yang cepat. Memiliki zat laksatif dan diuretic. Membantu anemia dan gangguan darah. Mengurangi inflamasi arthritis. Mendukung fungsi kulit, ginjal, dan hati. Membantu mengurangi asam dari tubuh. Memperbaiki warna kulit.
Apel Vitamin : B dan C

Mineral : potassium, kalsium, fosfor, zat besi, silikon dan klorin.

Mengandung pectin serat yang dapat larut, yang menenangkan usus dan mengurangi konstipasi. Memperbaiki flora kolon dan mengurangi bakteri kolon dan parasit yang tidak baik. Meningkatkan pengurangan toksin melalui usus. Memperbaiki pencernaan. Apel baik untuk anak yang diare. Mengurangi batu empedu dan arthritis gout. Baik untuk gusi dan menurunkan kolesterol.

Jenis Tanaman

Kandungan Zat Gizi dan Fitokimia

Manfaat

Bawang merah dan  Bawang putih Vitamin : B dan C

Mineral : selenium, fosfor, zat besi, kromium, kalsium, magnesium, dan potassium. Mengandung sulfur organik.

Mengandung alisin, yang melawan infeksi dan mengurangi kolesterol LDL. Memberikan system kardiovaskuler yang sehat. Merupakan pembersih hati dan empedu yang baik. Antibiotik alami untuk seluruh tubuh. Menghalau parasit usus. Membantu system imun untuk melawan kanker.
Bayam Vitamin : B, C, K, kolin, inositol, asam folat dan betakaroten.

Mineral : zat besi, yodium, kalsium, fosfor, potassium dan sulfur.

Menyembuhkan dinding saluran pencernaan. Memperbaiki penglihatan. Mengurangi rasa sakit. Kolin dan inositol mempertahankan pembuluh darah yang sehat. Mendukung fungsi ginjal dan hati. Baik untuk anemia. Mengurangi perdarahan menstruasi yang berat. Mengurangi kelelahan dan konstipasi.
Berry Vitamin : C dan betakaroten.

Mineral : potassium, kalsium dan zat besi.

Tonik umum dan pembersih kulit yang baik. Laksatif dan diuretik ringan. Memperbaiki fungsi ginjal.
Blackberry Vitamin : B, C, dan betakaroten.

Mineral : kalsium, zat besi dan potassium.

Tonik umum dan pembersih darah dan kulit yang baik. Bermanfaat untuk katarak dan radang usus. Bermanfaat untuk anemia, arthritis, dan retensi cairan. Berry yang belum matang berguna untuk kram menstruasi dan perdarahan. Teh daun blackberry bermanfaat untuk menghilangkan sakit tenggorokan.
Brussel sprout Vitamin : B, C, asam folat dan betakaroten.

Mineral : potassium, fosfor, kalsium, zat besi, dan sulfur.

Mengurangi masalah insulin, sehingga bermanfaat untuk orang dengan sindrom X. Tonik yang baik dan bermanfaat untuk konstipasi, masalah hati dan obesitas.

Jenis Tanaman

Kandungan Zat Gizi dan Fitokimia

Manfaat

Fig (ara) Vitamin : B, E, C, dan betakaroten.

Mineral : kalsium, zat besi, fosfor, magnesium, dan potassium.

Ara membentuk alkalin sehingga baik untuk gout dan rematik. Bermanfaat untuk konstipasi dan emasiasi (tidak mampu menambah berat badan). Bermanfaat untuk kasus tekanan darah rendah. Kandungan gula sangat tinggi (sekitar 50%) dari buah biasa, sehingga sebaiknya dihindari oleh orang dengan masalah gula darah dan kandida.
Grapefruit Vitamin : B, E, dan betakaroten, biotin, dan inositol. Kadar vitamin C sangat tinggi.

Mineral : kalsium, zat besi, fosfor dan potassium.

Membantu pembuangan dan pelarutan kalsium yang berlebihandalam persendian. Bermanfaat untuk selesma, batu empedu, obesitas, fungsi ginjal yang kurang baik, masalah pencernaan, masalah pernafasan dan kulit.
Jeruk citrus Vitamin : kandungan vitamin C sangat tinggi. Empulur berwarna putih mengandung bioflavonoid yang tinggi.

Mineral : potassium, magnesium, sodium, kalsium, fosfor.

Meringankan membrane mukosa yang meradang. Mengurangi keparahan flu dan pilek. Antibiotic alami, dan pembersih dan anti radang. Memperkuat system imun dan mengurangi resiko kanker. Antioksidan yang tinggi dengan anti penuaan dini. Meningkatkan pembentukan kolagen dan kulit.
Kelp (kombu) Vitamin : B dan betakaroten.

Mineral : kalsium, magnesium, potassium, zat besi, fosfor, yodium, selenium, dan zinc.

Sumber mineral dan trace element yang sangat baik yang tidak dapat diperoleh pada sayuran yang biasa di makan orang barat. Kandungan mineral yang kaya dari sayuran laut ini bermanfaat untuk system saraf dan memperkuat system imun. Kandungan mineralnya yang tinggi mendorong metabolisme dan fungsi tiroid, sehingga sayuran laut merupakan bantuan yang paling baik untuk menurunkan berat badan. Bermanfaat untuk mempertahankan tulang yang kuat. Asam alginat, yang terdapat dalam rumput laut, mengikat logam beratsepertitimbal, merkuri, dan cadmium, dan meningkatkan pembuangannya dari tubuh.

Jenis Tanaman

Kandungan Zat Gizi dan Fitokimia

Manfaat

Ketimun Vitamin : B, C, dan betakaroten.

Mineral : sodium, silica, mangan, sulfur, potassium, kalsium, fosfor, klorin, dan magnesium.

Mengandung zat diuretic yangsangat baik untuk mengurangi retensi air. Efek anti radang pada saluran kemih, gusi dan kulit. Kaya akan kandungan
Kubis Vitamin : B, C, asam folat dan betakaroten.

Mineral : sangat tinggi dalam sulfur dan klorin. Juga mengandung kalsium, potassium dan yodium.

Sangat baik untuk berbagai masalah pencernaan dan usus, seperti infeksi usus, parasit, ulserasi usus, dan colitis. Tonik hati yang sangat baik. Mengurangi batu empedu dan gangguan saluran empedu. Pembersih kulit yang baik dalam kasus jerawat dan infeksi kulit.
Lemon Vitamin : C dan P (dari kandungan sitrinnya).

Mineral : potassium, magnesium, dan sedikit kalsium.

Mengurangi kecenderungan perdarahan, pembekuan darah dan tekanan darah tinggi. Jus lemon merupakan larutan yang baik untuk arthritis dan gout, karena mengurangi deposit asam dalam persendian. Pembersih paling baik untuk hati, usus dan aliran darah. Meringankan sakit tenggorokan, batuk, pilek, selesma dan asma. Mengurangi produksi lendir hidung. Hindari dalam kasus tukak lambung.
Lobak

( horseradish)

Vitamin : B dan C.

Mineral : fosfor, kalsium, sulfur dan tinggi potassium.

Melarutkan lender. Anti biotic alami dan sangat bermanfaat untuk pilek, sinusitis, tonsillitis, bronchitis, dan asma. Merangsang nafsu makan dan aliran empedu. Jumlah yang berlebih bisa membuat perut iritasi.
Nanas Vitamin : B, E, dan C.

Mineral : kalsium, sodium, fosfor, potassium, klorin dan magnesium.

Memiliki bahan anti radang, yang bermanfaat dalam arthritis. Mendukung pencernaan protein (karena mengandung enzim pencernaan seperti bromelain). Laksatif ringan dan diuretic, bermanfaat untuk bronchitis, asma, sinusitis dan selesma. Membantu penurunan berat badan.

Jenis Tanaman

Kandungan Zat Gizi dan Fitokimia

Manfaat

Melon Vitamin : B, C dan beta karoten.

Mineral : kalsium, fosfor, potassium dan zat besi.

Diuretic yang sangat baik. Bermanfaat untuk masalah ginjal dan kandung kemih. Mengurangi rematik dan kondisi kulit. Membantu penurunan berat badan.
Pepaya Vitamin : B, tinggi dalam vitamin C dan betakaroten.

Mineral : fosfor, potassium, zat besi dan kalsium.

Mengandung enzim pencernaan bernama papain, yang sangat bermanfaat untuk pencernaan. Membersihkan dan menyehatkan perut dan usus. Bermanfaat dalam kasus tukak usus. Mengurangi kecenderungan pembekuan darah.
Peterseli Vitamin : B, asam folat dan tinggi vitamin C.

Mineral : fosfor, potassium, zat besi dan kalsium.

Pembersih hati, ginjal dan aliran darah yang sangat baik. Mengurangi batu empedu dan batu ginjal. Bermanfaat untuk arthritis dan infeksi saluran kemih. Diuretic yang sangat baik. Mempertahankan pembuluh darah dan mata yang sehat.
Pir Vitamin : B dan C.

Mineral : kalsium, zat besi, fosfor, potassium, sodium dan magnesium.

Mengurangi keasaman. Bermanfaat bagi yang mengalami masalah pencernaan, irritable bowel, konstipasi dan colitis. Baik untuk orang yang tidak bisa menerima salisilat atau menderita alergi makanan.
Raspberry hitam Vitamin : B dan C.

Mineral : zat besi, potassium dan fosfor.

Mengurangi parasit usus. Meringankan kram menstrual.
Raspberry merah Yang berwarna merah juga mengandung beta karoten. Mengurangi konstipasi dan tekanan darah tinggi. Membantu penurunan berat badan. Daun raspberry baik untuk diare.

Jenis Tanaman

Kandungan Zat Gizi dan Fitokimia

Manfaat

Seledri Vitamin : B dan C.

Mineral : kalsium, zat besi, fosfor, potassium, magnesium, sodium, dan sulfur.

Mengurangi keasaman, bermanfaat dalam kasus arthritis, gout, dan keasaman lambung dan refluks. Diuretic alami, yang mengurangi retensi cairan. Menenangkan system saraf. Membantu menyeimbangkan kadar pH (keseimbangan asam basa). ,embantu penurunan berat badan. Membantu insomnia, masalah ginjal/ kandung kemih dan konstipasi.
Sprout bean Vitamin : B, C, E dan beta karoten.

Mineral : kalsium, zat besi, fosfor dan potassium.

Kecambah, kacang-kacangan, dan biji-bijian memberikan banyak protein yang mudah dicerna. Orang cina menggunakan kecambah untuk membersihkan dan mendetoksifikasi tubuh.
Tomat Vitamin : B, C dan K. karoten meliputi lycopen, yang merupakan anti kanker.

Mineral : potassium, kalsium, zat besi, fosfor dan yodium.

Penbersih hati dan empedu yang baik. Anti septic untuk mengurangi infeksi. Bermanfaat untuk tekanan darah tinggi. Bermanfaat untuk gout dan masalah ginjal/ kandung kemih. Mengandung asam nikotin, yang membantu mengurangi kolesterol. Tomat yang organic atau matang lebih baik.
Turnip Vitamin : B, C, E, dan beta karoten.

Mineral : kalsium, zat besi, fosfor, dan potassium.

Pembersih hati dan empedu yang baik. Baik untuk kasus kelenjar tyroid yang kurang aktif atau kista kelenjar tiroid (gondok multi-nodular).
Wheatgrass Vitamin : B, C, E, K, asam folat, B17, dan beta karoten.

Mineral : kalsium, zinc, potassium, fosfor, sodium, sulfur, dan kobalt.

Klorofil sangat tinggi.

Pembersih dan penghilang racun pada darah dan hati yang baik. Memperkuat system imun. Mengurangi tekanan darah tinggi dan meningkatkan kadar energi. Anti penuaan.

Jenis Tanaman

Kandungan Zat Gizi dan Fitokimia

Manfaat

Wortel Vitamin : B, C, D, E, K dan beta karoten.

Mineral : kalsium, zat besi, fosfor, kromium, magnesium, potassium, sodium, yodium, isilika, klorin dan sulfur.

Memperbaiki rabun ayam dan memberikan mata yang sehat. Baik untuk masalah kulit. Mengurangi radang membran mukosa dalam usus dan saluran pernafasan. Pembersih dan tonik hati. Menyembuhkan tukak dan radang pada lambung dan usu. Baik untuk meningkatkan vitalitas dan tenaga. Mengandung senyawa seperti insulin sehingga jumlah sedikit bisa digunakan untuk penderita diabetes dan sindrom X. Menghasilkan air susu ibu yang berkualitas tinggi dan kehamilan yang sehat. Baik untuk anak dalam masa pertumbuhan.

DAFTAR PUSTAKA

Bierman EL, Hazzard WR. Preventive gerontology: strategies for attenuation of the chronic disease of aging. In: William R. Hazzard, Edwin L. Bierman, John P. Blas (Eds): Principles of Geriatric Medicine and Gerontology. New York: Mc Graw Hill Inc; 1994. 187-91.

Boedhi-Darmojo R. Hadi Martono. Buku Ajar Geriatri (Ilmu Kesehatan Usia Lanjut) – Edisi ke-2. Balai Penerbitan Fakultas Kedokteran Universitas, Indonesia. Jakarta: 1999.

Boedhi-Darmojo R. Hadi Martono, Suhartono T, et al. WHO SEAR-5-country study of health of the elderly in the community, Indonesia country report; principal investigators meeting, Colombo, 1991.

Cabot, Dr. Sandra. Buku Pintar Terapi Jus – yang Dapat Menyelamatkan Hidup Anda!. PT. Pustaka Delapratasa. 2005.

Killingstone, Dr. Patrick dan Dr. Margareth Cornellis. Sex and Love Guide to Teenagers – 101% untuk Remaja: Semua yang Perlu Kamu Ketahui tentang Cinta dan Seks. PT. Prestasi Pustakaraya, Jakarta: 2008.

Prof.dr. Arjatmo Tjokronegoro, Ph.D,Sp.And dan dr. Hendra Utama, SpFK. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II – Edisi ke-3. Balai Penerbit FKUI, Jakarta: 2001.

Ramali, Ahmad. Kamus Kedokteran: Arti dan Keterangan Istilah/oleh Ahmad Ramali. K. St. Pamoentjak; disempurnakan oleh Hendra T. Laksman.-cet. 25.-Jakarta: Djambatan, 2003.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: